Amerika Serikat Berhasil Ciptakan "Kehidupan Buatan" Pertama di Dunia

Written By Alfarqy on Friday, May 21, 2010 | 10:52:00 AM

Ilmu pengetahuan akan terus berkembang dan tidak akan pernah berhenti, seiring dengan perkembangan zaman. Dan sudah banyak sekali manfaat yang telah kita rasakan dari perkembangannya ilmu pengetahuan. Meski ini belum jelas kebenarannya, tapi ilmuan Amerika Serikat mengaku bahwa tim penelitinya berhasil ciptakan "kehidupan buatan" pertama di dunia. Ini berupa serangkaian sel bakteri hidup yang dihasilkan DNA buatan berdasarkan pemrograman komputer.

Seperti yang dimuat di laman harian USA Today, "Ini merupakan sel pertama di planet ini yang orangtuanya adalah komputer," kata Craig Venter, yang memimpin tim riset di J Craig Venter Institute di Kota Rockville, negara bagian Maryland, AS.
"Sel ini bermula dari kode digital di komputer," lanjut Venter, yang dikenal sebagai salah satu peneliti pelopor atas studi pemetaan genome manusia dan biologi sintetis.

Penemuan ini merupakan, "Momen yang menentukan dalam sejarah biologi dan bioteknologi." Begitu kata Mark Bedau, cendekia dari Reed College dan editor Jurnal "Artificial Life," seperti yang dikutip majalah Science.

Sel bakteri hidup berwarna biru itu disimpan dalam suatu alat pendingin dan akan dipamerkan di suatu museum. Sel itu diyakini tidak menular. Venter Institute yakin bahwa penciptaan ini berdampak besar bagi penelitian-penelitian lain.

"Melalui studi ini, tim telah berdiskusi dan terlibat dalam tinjauan etis secara eksternal dan menyadari implikasi sosial atas penelitian ini," demikian menurut Venter Institute.

Venter kini berencana membuat piranti lunak (software) khusus untuk perkembangan sel itu. Tim peneliti awalnya menyalin genome bakteri yang sudah ada dan selanjutnya merangkai kode genetik genome itu dan menggunakan "mesin sintesis" untuk membuat salinan baru secara kimiawi.

"Kami kini mampu mengambil kromosom sintetik dan mencangkokkannya ke sel penerima, yang merupakan organisme yang berbeda," kata Venter kepada stasiun televisi BBC.

Maka, dia melanjutkan bahwa begitu piranti lunak yang mereka ciptakan berfungsi, sela yang bersangkutan akan bereaksi dan berubah menjadi spesies-spesies yang dipetakan dalam kode genetik.

"Ini merupakan kali pertama DNA sintetik sepenuhnya mengendalikan sebuah sel," kata Venter.
Blog, Updated at: 10:52:00 AM

0 comments:

Post a Comment

Silahkan, ditunggu komentarnya! ^^