Perjalanan Penyakit Gizi Buruk

Written By Alfarqy on Sunday, May 17, 2009 | 7:43:00 AM

Seorang anak bisa menjadi gizi buruk bisa berada dalam 3 tahap :

1. Status Gizi Normal
  1. Ibu tidak mengetahui makanan yang tepat untuk diberikan pada balita.
  2. Anak balita terpajan dengan iklan panganan ringan yang tidak bergizi.
  3. Asupan buat anak tidak diistimewakan sebagaimana yang dipersiapkan untuk ayah atau ibunya.
  4. Tidak rutin datang ke Posyandu.
  5. Pada saat seperti ini anak masih berada dalam keadaan status gizi normal, namun berpotensi mendapatkan gangguan gizi. Pada usia <> 80%) masih disusui ibu. Dengan menetek, anak mendapatkan gizi yg seimbang & zat kebal dari asi anak jarang sakit pertumbuhan anak masih baik.
2. Status Gizi Kurang / Menurun (Fase Gangguan Gizi)

Pada saat ini balita mengalami gangguan gizi, ini terjadi karena tidak terpantaunya berat badan anak.

Pada usia 6 bln – 12 bln sebagian bayi sudah mulai disapih perlindungan zat kebal dari asi mulai berkurang & pemberian mp-asi kurang memenuhi syarat : jenis, jumlah, jadwal, higienis (3j-1h). Anak mudah jatuh sakit dan pertumbuhan mulai terganggu.

3. Status Gizi Buruk

Pada saat ini status anak makin memburuk dan sudah menampakkan gejala-gejala penyakit. Anak sudah terlihat kurus sampai dengan sangat kurus. Pada saat ini anak rentan terhadap hawa dingin, khususnya pada bayi bisa berakibat kematian. Anak juga mengalami kekurangan energi (glukosa darah menurun) dan kekurangan protein. Pada beberapa kasus yang severe tidak hanya pembentukan otot yang gagal bahkan sampai dengan pembentukan otak bisa tidak terjadi (microcephali). Kematian bisa terjadi di tahap ini, bisa karena berbagai sebab.

Cara melakukan perbaikan tentu saja mengikuti pola penanganan uang komprehensif yakni : Kegiatan kuratif dan rehabilitatif dan Kegiatan Promotif Preventif. Pada kegiatan Promotif dan Preventif yang mencegah anak menjadi makin jatuh kedalam status yang lebih parah antara lain adalah :

1. Penyadaran masyarakat secara keseluruhan dengan bentuk promosi yang menarik tentang adanya kasus gizi buruk yang kemungkinan terjadinya berasal dari ketidaktahuan ibu akan pemberian makanan yang bergizi. Hal ini dimaksudkan untuk menggugah masyarakat untuk mencoba mencari tahu bagaimana makanan yang bergizi. Media yang bisa digunakan :
  • Spot Iklan
  • Poster
  • Baliho dll
2. Penyadaran sasaran (ibu) untuk konsumsi yang baik bagi balitanya melalui media bacaan ringan, penyuluhan di posyandu dan PMT (pemberian makanan tambahan) Penyuluhan. Di dalamnya bisa diberikan menu-menu pilihan lokal yang lebih mungkin diberikan oleh ibu baik dengan taraf ekonomi mampu maupun miskin.
  • Metode yang cukup berhasil disini adalah Positive Deviance. Saat ini FKM UI sedang mengembangkan kelembagaannya.
  • Perkumpulan ibu bisa digunakan untuk menyebarkan cara ini : PKK, Arisan dan Pengajian.
3. Pemantauan Pertumbuhan di Posyandu. Hal yang termasuk dalam kegiatan ini antara lain adalah :
  • Revitalisasi Posyandu yang tidak aktif.
  • Pengadaan paket perangkat untuk PMT penyuluhan yang berupa alat memasak tertentu bagi posyandu yang sudah sanggup melaksanakannya.
  • Pelatihan kader Pos Pelayanan Gizi. Tidak semua posyandu telah dilatih masalah ini.
4. Pemberian Suplementasi. Termasuk dalam suplementasi antara lain adalah : Vitamin, Mikronutrien (Fe, Zink dll).

5. Pencarian penderita Gizi Buruk, Gangguan Gizi (T pada KMS) dan BGM serta penyakit menular yang berpotensi menjadi gangguan gizi (tuberkulosis, diare dll)

6. Untuk masyarakat miskin bisa diberikan merata baik yang terkena gangguan gizi maupun tidak adalah MP ASI untuk usia 6-24 bulan (bubur susu) dan usia 24-59 (biskuit)

Pada kegiatan Kuratif dan Rehabilitatif antara lain bisa berupa :

1. Penanganan Gizi Buruk di Unit TFC (Therapeutic Feeding Center) yang dilakukan di TFC. Untuk ini ada petunjuk teknis tersendiri untuk petugas baik di Puskesmas maupun RS.

2. Penanganan Lanjutan di CTC (Community-based Therapeutic Center)
  • PMT Pemulihan 26 Minggu atau sampai tercapai z-score >-1
  • Penyuluhan Makanan Lokal dengan pendekatan Positif Deviance
  • Penghargaan bagi ibu dan balita yang sudah lulus.
Sumber: dragus.cn
Blog, Updated at: 7:43:00 AM

1 comments:

  1. makasih ya .. disebarkan terus agar makin cepat terjadi peningkatan penemuan penderita gizi buruk, dan makin banyak yang bisa ditangani .. :)

    ReplyDelete

Silahkan, ditunggu komentarnya! ^^